Fish

SELAMAT DATANG!!! ANDA ADALAH BAGIAN DARI KELUARGA KAMI

KOSAPLAWAN NEWS ADALAH MEDIA KHUSUS INVESTIGASI KASUS DAN ANALISA DATA.

SEGERA GABUNG DAN JADILAH ANGGOTA KAMI DI KOTA ANDA. HUB: 081515941888 - 082143568999

SEGERA LAPORKAN PADA KAMI JIKA ANDA MENGETAHUI SEGALA MACAM KASUS:

KASUS KRIMINAL, KASUS KORUPSI, KASUS TANAH, KASUS PENARIKAN KENDARAAN KREDIT, HUMAN TRAFFICKING, DLL.

Kamis, 30 September 2010

SURAMADU SUKSES. JEMBATAN SUNDA MENYUSUL.

Suramadu Sukses, Jembatan Sunda Menyusul?
Dalam sehari terdapat 10 ribu kendaraan yang melintas melalui Jembatan Suramadu.
Kamis, 30 September 2010, 14:11 WIB
Arinto Tri Wibowo, Iwan Kurniawan
VIVAnews - Jembatan Suramadu yang telah beroperasi sejak Juni 2009
memberikan pemasukan sebesar Rp400 juta per hari.
PT Jasa Marga Tbk, selaku operator jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura itu mengenakan tarif bervariasi antara Rp3.000 untuk motor hingga Rp90.000 bagi truk bergandar lima atau lebih.

"Dengan adanya Jembatan Suramadu, perekonomian Madura meningkat pesat," kata Kepala Pusat Data Kementerian Pekerjaan Umum, Danis H Sumadilaga, di Jakarta, Kamis 30 September 2010

Kondisi itu, menurut dia, tercermin dari banyaknya kendaraan yang menyeberang ke Madura. Dalam sehari terdapat 10 ribu kendaraan yang melintas melalui Jembatan Suramadu. Sedangkan tiga ribu kendaraan menyeberang melalui kapal Ferry.

"Sebelum ada Jembatan Suramadu, kendaraan yang menyeberang 6-7 ribu unit," tuturnya.

Berdasarkan fakta itu, Danis menilai pentingnya pembangunan Jembatan Selat Sunda. Jembatan Selat Sunda merupakan sistem jaringan primer dan koridor ekonomi utama yang menghubungkan Jawa-Sumatera.

"Nantinya Jembatan Selat Sunda akan terhubung oleh jalan tol Sumatera dan Jawa," tuturnya. Selain itu, Jembatan Selat Sunda akan dilengkapi dengan rel kereta api untuk meningkatkan arus penyeberangan. (hs)
• VIVAnews

SBY CEGAH RUSUH TARAKAN JADI TRAGEDI SAMPIT

Fokus
SBY: Cegah Rusuh Tarakan Jadi Tragedi Sampit
Lima orang tewas dan delapan lainnya luka-luka akibat konflik antar etnis ini.
Kamis, 30 September 2010, 00:18 WIB
Yuniawan Wahyu Nugroho
VIVAnews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pejabat negara, kepala daerah, termasuk petugas keamanan untuk tidak menyikapi bentrokan di Kabupaten Tarakan, Kalimantan Timur, sebagai kasus biasa. Hingga Rabu, 29 September 2010, polisi memastikan lima orang tewas dan delapan lainnya luka-luka akibat konflik antar etnis ini.

"Saya ingatkan lagi kepada tiga pejabat (Kapolri, Panglima, Gubernur Kalimantan Timur) yang tadi pagi saya berikan instruksi, dulu kenapa peristiwa Sampit, Kalimantan Tengah, jadi meluas dan besar," kata SBY usai menerima Gubernur Aceh di Kantor Presiden, Rabu, 29 September 2010.

Penyebabnya, kata Presiden, begitu kerusuhan meletus di Sampit tidak segera dilakukan langkah-langkah yang cepat dan terpadu. Akibatnya, peristiwa berdarah yang terjadi sekitar 10 tahun lalu itu memakan korban jiwa yang tidak sedikit.

Untuk itu, penanganannya tidak boleh hanya dipasrahkan kepada TNI dan Polri. "Saya harapkan masyarakat, bupati, tokoh adat, gubernur, turun ke lapangan," SBY menegaskan.

Presiden mengimbau agar warga dua komunitas di Tarakan untuk menahan diri dan mengakhiri konflik. "Siapa yang bersalah diberi sanksi. Manakala ada pelanggaran hukum, hukum harus ditegakkan," kata SBY. Dia juga mengingatkan media agar mewartakan informasi secara obyektif dan konstruktif. "Jangan sampai menyulut, karena bisa menimbulkan peristiwa yang besar lagi."

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku sudah tiga kali menghubungi Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak terkait kasus ini. "Terakhir kemarin siang saya telepon lagi Gubernur katanya situasi semakin membaik, situasi bagus. Eh, tiba-tiba tadi malam terjadi lagi," kata Gamawan.

Konflik etnis
Bentrokan antar kelompok etnis di Tarakan--suku Tidung asal Tarakan Utara dan Bugis dari Sulawesi--masih berlangsung. Di Tarakan sendiri, sampai Rabu, 29 September 2010, situasi masih mencekam.

Warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat-tempat yang dinilai aman, seperti markas Polres, Polsek, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal), Markas Kodim 613/Raja Alam, dan Koramil. Sebagian besar terdiri dari ibu dan anak-anak. Rumor yang beredar melalui SMS, bahwa akan ada penyerangan dari rumah ke rumah, membuat warga ketakutan.

Posko PMI Kota Tarakan mencatat ada sekitar 15 ribu warga yang diungsikan. ”Hingga kini kami tetap bersiaga 24 jam untuk membantu warga,” kata Kepala PMI Kota Tarakan, Maharaja Laila Hady Candra.

Rusuh berawal dari pengeroyokan terhadap Abdul Rahmansyah, seorang warga pendatang, oleh lima orang pada hari Minggu kemarin sekitar pukul 22.30. Keesokan harinya meletus konflik terbuka antar kelompok dua etnis itu dan menewaskan tiga orang.

Bentrokan kembali pecah pada Rabu pagi. Sekitar pukul 06.16 WIB, polisi sudah melepaskan tembakan peringatan. Konflik terjadi di berbagai lokasi, di kantung-kantung dua etnis yang kini berseteru. “Pagi ini terjadi di Beringin dan Tarakan Plaza," kata Briptu Diki, petugas Polres Tarakan kepada VIVAnews.com.

Menurut pantauan VIVAnews.com di Tarakan, sekitar pukul 12.30 WIB bentrokan kembali terjadi di daerah Gunung Bata, Jalan Agus Salim. Dua kelompok saling serang sembari menghunus senjata tajam.

Kota Tarakan praktis lumpuh. Pemerintah setempat menutup kantor dan meliburkan sekolah. Toko-toko tutup dan aktivitas di pelabuhan terhenti sama sekali. Situasi kota terasa mencekam, sementara polisi melakukan pemblokiran di mana-mana--mulai dari pelabuhan, jalan darat tembus ke Tarakan dari Samarinda, Bontang, Sangata, dan Berau. "Jangan sampai ada yang masuk ke lokasi ini," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto kepada VIVAnews.com.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, sebuah kapal yang seharusnya berlabuh tadi malam tertahan di laut. Diawasi ketat aparat Polisi Air dan Udara serta dari Lantamal, kapal itu dikabarkan berpenumpang warga dari wilayah lain yang akan masuk untuk membantu kelompok etnis tertentu.

Sementara itu, konsentrasi massa besar-besaran satu kelompok warga di Jalan Yos Sudarso, dijaga ketat aparat Garnisun dan TNI AL. Satu kelompok lainnya terkonsentrasi di Jalan Gajah Mada yang berjarak sekitar satu kilometer dari Jalan Yos Sudarso. Massa di sini dijaga ketat Brimob.

Aktivis rekonsiliasi dan perdamaian, Sabar Subekti, mewanti-wanti bentrok di Tarakan mudah meluas. Pasalnya, selama ini pulau ini menjadi pintu masuk bagi berbagai senjata selundupan.

Pasukan tambahan

Untuk mengendalikan situasi, Polri telah memberangkatkan 172 personel tambahan. Menurut Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen I Ketut Untung Yoga Ana mereka diberangkatkan Rabu pukul 03.00 dini hari.

Kapolri, Yoga menambahkan, juga sudah memerintahkan Deputi Operasi Kapolri, Irjen Pol. Soenarko untuk langsung mengendalikan operasi lapangan di Tarakan. "Beliau akan berangkat bersama-sama dengan Ketua Ikatan Kerukunan Kelurga Sulsel," kata Yoga.

Adapun TNI, telah memberangkatkan satu batalyon pasukan ke Tarakan. "Pasukan dari Batalyon 611 Kodam VI TPR," kata Kepala Dinas Penerangan Umum TNI Kolonel Prakoso.

Prakoso menegaskan tak ada satupun anggota TNI yang terlibat bentrok. "Bentrokan yang terjadi sesama warga sipil dari suku tertentu," katanya. "Kapasitas TNI untuk ikut membantu Polri agar situasi kembali kondusif." Pasukan ditempatkan di titik-titik yang dianggap rawan terjadinya bentrok susulan. (Laporan: Syaiful Bahri, Tarakan | kd)
• VIVAnews

BENTROK SIDANG BLOWFISH, 3 ORANG TEWAS

Fokus
Bentrok Sidang Blowfish, Tiga Orang Tewas
Bentrokan ini adalah yang kedua kalinya terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kamis, 30 September 2010, 00:19 WIB
Maryadie
VIVAnews - Aksi kekerasan tiba-tiba merebak di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jalan Ampera Raya, Jakarta. Rabu siang, 29 September 2010, di gedung tempat orang mencari keadilan itu terjadi bentrok antar dua kelompok massa.
Korbannya tak sedikit. Delapan orang luka-luka dan tiga orang dipastikan tewas. Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan Komisaris Nurdi Satriaji membeberkan korban tewas bernama Agustinus Romazona, kelahiran tahun 1961. Pria ini warga Kramatjati, Jakarta Timur.

Dua korban tewas lainnya adalah Syaifudin yang lahir tahun 1962. Ia tercatat sebagai warga Kebon Nanas, Jakarta Timur. Satu lagi bernama Ceko Key.

Sedangkan, korban luka-luka dibawa ke RS Jakarta Medical Center dan RS Fatmawati. Rupa-rupa luka dialami korban. Mulai dari luka bacok, kena panah, ditembak hingga luka akibat hantaman benda tumpul. Sadisnya lagi, ada korban yang dicincang.
Bahkan, korban bukan hanya dari dua kubu yang bertikai. Tapi juga dari polisi. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edi bersama sejumlah anak buahnya turut jadi korban.
Gatot terserempet peluru di kaki kirinya. Beruntung peluru hanya merobek celana dinas dan melukai betisnya. Namun malang menimpa sang ajudan. Peluru yang sempat menyerempet kaki kiri Gatot malah mengenai dan bersarang di kaki kanan sang ajudan.

"Tiga petugas juga kena luka tembak, termasuk ajudan saya. Saya kena duluan, baru ajudan saya," ungkap Gatot. Ketiga korban dari kepolisian itu kini dirawat di RS Pusat Pertamina dan RS Fatmawati.
***
Lalu bagaimana bisa terjadi bentrokan ini?
Sesungguhnya, bentrokan berdarah sudah terjadi sebelum persidangan kasus pertengkaran di klub malam Blowfish enam bulan lalu digelar di pengadilan kemarin. Bentrokan bermula dari adanya serangan satu kelompok dari luar sidang.

"Sebelum sidang dimulai, tiba-tiba ada kelompok dari arah Cilandak menyerang kelompok yang berada di PN Jakarta Selatan," kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Gatot Edy Pramono.
Mereka datang dengan tiga mobil bus Kopaja. Setelah tiba di pengadilan,  satu kelompok massa dalam mobil itu melakukan serangan kepada kelompok di dalam gedung. Sidang yang semula akan menghadirkan sejumlah saksi malah berubah jadi ajang pertikaian.
Polisi dan petugas keamanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebenarnya sudah mengantisipasi potensi adanya bentrokan. Antisipasi ini merujuk pada sidang sebelumnya yang juga bentrok. Ketika mulai ada tanda-tanda bentrok di depan pengadilan, polisi dan petugas keamanan mencoba melerai kedua kelompok. Sayangnya, upaya petugas tidak berhasil. Bentrokan pun pecah.
Bentrokan di Jalan Ampera Raya tidak muncul begitu saja. Ini diduga terkait dengan kasus kerusuhan di klub malam Blowfish pada 4 April 2010 lalu, yang menewaskan tiga orang.
Namun, kasus Blowfish bukan satu-satunya bentrok yang pernah terjadi. Kasus Blowfish malah disebut-sebut sebagai rentetan dari kasus-kasus sebelumnya. Meski polisi menyebut motif hanya kesalahpahaman, namun kabar yang muncul adalah soal perebutan lahan bisnis antar kelompok lama.
Melihat dari sejarahnya, keributan antar kelompok ini memang kerap berlangsung. Pada 2 Maret 2004 silam, pernah terjadi keributan di Diskotek Stadium, Jakarta Barat. Dalam peristiwa ini dua orang tewas dan lima pelakunya dijatuhi hukuman 5 bulan penjara. Selama proses persidangan di Pengadilan Jakarta Barat juga terjadi keributan sebagai imbas kasus Diskotek Stadium.

Pada Juni 2004 lalu, bentrokan terjadi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Walterus Refra alias Buang, 43 tahun, terbunuh di jalan depan Pengadilan.

Pada 2007, cerita kekerasan antar kelompok kembali meletus. Sekelompok orang mengamuk di Diskotek Hailai, Jakarta Utara hingga memecahkan kaca-kaca di sana tanpa sebab yang jelas.
Perkelahian antara kelompok ini kemudian berulang di Diskotek Stadium pada Juli 2009. Keributan pada Sabtu malam ini menyebabkan satu orang tewas dan dua lainnya luka parah. Polisi menyebutkan motif keributan karena salah satu kelompok tidak diperkenankan masuk ke diskotek. Puluhan pelaku ditangkap di berbagai lokasi, seperti Bekasi dan Depok, Jawa Barat.

Barulah pada April 2010 terjadi keributan di Blowfish dengan motif yang diduga hampir sama. Keributan inilah yang berlanjut hingga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ironisnya, kerusuhan justru terjadi di tempat orang mencari keadilan. (hs)

• VIVAnews

PESAN LENGKAP PELAKU BOM

Nasional
Pesan Lengkap Pelaku Bom: Ini Pembalasan
Surat tersebut menggunakan tulisan tangan dengan tinta berwarna hitam.
Kamis, 30 September 2010, 12:23 WIB
Elin Yunita Kristanti, Sandy Adam Mahaputra
VIVAnews -- Sebuah surat ditemukan polisi dari lokasi  ledakan di depan Pasar Sumberarta, Kalimalang, Bekasi. Surat tersebut diduga dibawa oleh pria berinisial 'AH' yang membawa sepeda kayuh yang diduga membawa bahan peledak.

Ini isi surat terduga pelaku yang diperoleh dari lokasi kejadian: "Ini adalah pembalasan pada kalian, sekutu-sekutu setan. Membunuh, menghukum mati mujahidin. Kami siap mati untuk agama yang mulia ini."

Surat tersebut menggunakan tulisan tangan dengan tinta berwarna hitam.

Belum ada keterangan dari polisi terkait isi surat ini. Meski demikian, Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar sebelumnya telah mengkonfirmasi keberadaan surat itu.

"Surat itu kita temukan dibawa oleh korban, sudah kami amankan," kata Kombes Boy, Kamis 30 September 2010.

Selain surat, barang bukti lain yang ditemukan di lokasi kejadian adalah sepeda kayuh, tas hitam, uang Rp 3.000 dan paling atas ditaruh panci.

Juga ditemukan serpihan ledakan seperti paku dan serbuk. Saat ini barang-barang bukti tersebut dibawa ke Polres Metro Bekasi.

Benda diduga bom meledak sekitar pukul  09.00 WIB tadi pagi. Paku-paku berserakan di lokasi ledakan.

Menurut Kepala Densus 88 Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Romano Angesta Yoyol, pelaku di melintas Jalan Kalimalang, tepatnya di Pasar Sumberarta. Lokasi ledakan sekitar 100 meter dari pos polisi. (umi)
• VIVAnews

Selasa, 28 September 2010

DITODONG SENJATA, GADING MARTIN STOP SYUTING

Ditodong Senjata, Gading Marten Stop Syuting
Gading Marten terkejut saat seorang polisi menodongkan senjata ke arahnya.
Selasa, 28 September 2010, 18:08 WIB
Irina Damayanti, Gestina Rachmawati
VIVAnews - Gading Marten terpaksa menghentikan kegiatan syuting, karena salah seorang oknum aparat mengancam dengan mengeluarkan senjata apinya.

Pengalaman menegangkan itu dialami Gading ketika dirinya sedang melakukan pengambilan gambar untuk film 'Laskar Pemimpi'.

"Waktu itu ada seorang polisi yang menodongkan senjata dan bilang nggak boleh syuting, alasannya karena menghalangi mobil dia yang mau lewat," kata Gading saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Gara-gara peristiwa tersebut, proses syuting yang mengambil lokasi di Magelang itu pun terpaksa dihentikan. Gading merasa kecewa, sebab adegan yang sudah dia lakukan terpaksa dianulir.

"Padahal nggak harus segitunya. Zaman sekarang ternyata masih banyak yang gila hormat," ujar putra kandung Roy Marten itu.

Film 'Laskar Pemimpi' karya sutradara Monty Tiwa mengambil latar belakang sejarah Serangan Umum 1 Maret. Dalam film itu, Gading berperan sebagai Kapten Hadi.

"Waktu dapat tawaran ini, langsung gue bilang iya. Soalnya film ini sangat menarik. Bukan cuma menghibur, tapi ada sejarah bangsa yang mungkin sudah dilupakan," kata penyuka film perang ini. (pet)

OBAMA KURANGI HARI LIBUR

Dunia
Mutu Pelajar Turun, Obama Kurangi Hari Libur
Obama kecewa pelajar AS ketinggalan jauh dari negara-negara saingan.
Selasa, 28 September 2010, 17:36 WIB
Umi Kalsum, Denny Armandhanu
VIVAnews - Prihatin melihat prestasi pelajar Amerika Serikat yang menurun, Presiden Barack Obama mendorong reformasi pendidikan sekolah.

Perubahan yang diusulkan Obama adalah perpanjangan masa masuk sekolah dengan mengurangi libur musim panas, dan memecat guru yang dinilai tidak memiliki performa baik.

Obama mengatakan, pelajar di AS telah ketinggalan jauh dari negara-negara saingannya, terutama dalam mata pelajaran matematika dan ilmu pengetahuan.


Dia mengatakan bahwa sektor pendidikan telah terlupakan karena pemerintah terlalu fokus pada masalah resesi AS. “Pekerjaan yang menunjang kehidupan keluarga dan masa depan Amerika bergantung kepada apakah kita dapat melakukan sesuatu terhadap sekolah,” ujarnya seperti dilansir dari laman Associated Press.

Menurut komisi pendidikan AS, waktu belajar sekolah di AS  rata-rata selama 180 hari selama setahun. Angka ini masih sedikit dibandingkan dengan negara-negara dengan banyak pelajar berprestasi seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman dan Selandia Baru yang memberikan rata-rata 197 hari pertahun.

“Perbedaan hitungan bulan ini memberikan banyak arti. Anak-anak kehilangan banyak yang telah mereka pelajari di sekolah pada musim panas. Terutama hal ini menimpa anak-anak yang tidak membaca banyak buku di rumahnya selama liburan musim panas. Mereka tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih,” lanjut Obama lagi.

Obama mengatakan guru-guru juga harus diberi penghargaan lebih, seperti di China dan beberapa negara maju lainnya. Obama mengatakan ingin bekerja sama dengan serikat guru untuk mengatasi masalah ini. Obama juga menyerukan pemecatan guru yang masih tidak bisa meningkatkan kinerjanya setelah diberi kesempatan kedua.

Namun, usul penambahan hari sekolah oleh Obama ini bukannya tanpa biaya. Dengan penambahan hari, berarti juga menambah upah bagi para guru yang dibayar berdasarkan jam mengajar. Hal ini akan memberikan beban tambahan kepada pemerintah lokal sampai angka miliaran dolar.

“Jika hari sekolah ditambah, sebut saja, lima hari, Anda akan membayar tambahan upah guru, perangkat sekolah selama satu minggu, di South Carolina, berarti juga membayar 5.700 bus sekolah selama satu minggu,” ujar juru bicara Departemen Pendidikan South Carolina, Jim Foster.

• VIVAnews

Senin, 27 September 2010

TNI SIAGA MEMBANTU POLRI

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akhirnya melibatkan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Den-81 Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Pasukan elite TNI dari angkatan lainnya juga dilibatkan yakni Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL dan Detasemen Bravo (Denbravo) Pasukan Khas TNI AU. Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengungkapkan hal tersebut dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (24/9). "Kami akan melakukan striking force dengan TNI dari Denbravo, Denjaka, dan Den 81 Gultor Kopassus," kata Bambang.

Densus nantinya akan membawahi atau menjadi pimpinan dalam operasi penanganan bersama teroris itu. "Dalam pperasinya ujung tombak tetap di Polri sebagai penegak hukum dan akan diemban oleh Densus," ujar Kapolri. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Iskandar Hasan menjelaskan, komando operasi berada di Densus 88 Polri. "Komandonya nanti tetap karena ini penegakan hukum. Artinya kegiatannya atas nama hukum, berarti Polri, dalam hal ini Densus di (garda) depan. Kopassus dan yang lainnya itu akan ikut bersama-sama bergabung jika mereka diminta," ungkap Iskandar. Pelibatan para pasukan elite ketiga angkatan TNI itu, menurut Kapolri dilakukan karena teroris adalah musuh bersama negara. Nantinya, untuk mendukung pembentukan kerjasama itu, Polri akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT). Kerja sama para pasukan khusus dari TNI dan Polri itu akan dinamakan Satgas Striking Force. "Satgas Striking Force itu nantinya akan tersedia di semua daerah di seluruh Indonesia. Apabila Polri memerlukan mereka untuk keperluan represif, kita bisa langsung mendapatkannya. Bersama-sama kita akan melakukan penanggulangan terhadap kelompok bersenjata," jelasnya.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta menyatakan Satuan Penanggulangan Teror Detasemen 81 Kopassus masih termasuk dalam kategori terbaik di tingkat dunia. "Dalam penanggulangan aksi terorisme, kita juga masih mempunyai Detasemen Intai Tempur Kostrad namun kemampuannya masih terbatas dan berada di bawah Detasemen 81,Pada intinya kami siap membantu Densus 88 Antiteror jika diminta bantuan," katanya.(tribunnews/amb) 

CARA MENYEDOT LEMAK

Sedot lemak atau liposuction merupakan cara mengambil lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Cara menyedotnya, yaitu dengan membuat lubang kecil pada kulit dan mengeluarkan lemak tersebut dengan tenaga vakum (sedot). Pasien yang menjalani liposuction harus dibius lokal terlebih dahulu.

Tujuan utama dari liposuction adalah body contouring, yakni membuang lemak pada bagian tubuh yang tidak diinginkan sehingga bentuk tubuh secara kosmetis menjadi lebih baik. Liposuction umumnya digunakan pada pengobatan kegemukan untuk mengurangi lemak pada penderita. Diharapkan?sedot lemak?dapat mengurangi penyakit-penyakit sistemis akibat kegemukan dan membuat kualitas hidup penderita menjadi lebih baik.

Harus diingat bahwa banyak persyaratan bagi pasien yang akan menjalani liposuction. Pasien dengan gangguan perdarahan, anemia, dan gangguan jantung serta paru-paru?tidak dianjurkan untuk menjalani liposuction. Pasien yang mengonsumsi aspirin pun harus menghentikan pemakaian obat itu sekitar satu sampai dua minggu sebelum menjalani pembedahan.

Pada umumnya komplikasi akibat bedah liposuction adalah perdarahan, infeksi, dan tromboembolisma. Ada juga komplikasi lainnya seperti kulit menjadi tidak rata, hematoma, seroma, fat emboli, intravenous fluid overload, dan sebagainya. Contohnya yaitu terjadi penggumpalan pada lengan yang menyebabkan kulit menjadi tidak rata. Karena kulit yang tidak rata, dokter pun kemudian melakukan pembuangan kulit sehingga mengakibatkan ada bekas luka akibat pembuangan kulit yang tidak semestinya. Pada perut pun banyak dijumpai pasien dengan kulit perut menjadi terlipat atau menggumpal sehingga terlihat tidak menarik.
(dari berbagai sumber)

RAHASIA MENENTUKAN SPERMA BANYAK DAN SEDIKIT


Ilyas Kosaplawan Alexander September 27 at 7:17pm
Ilyas Kosaplawan Alexander September 25 at 8:39pm
Menurut sebuah penelitian di Denmark, Pria yang mengonsumsi minuman bersoda sekitar satu liter atau berlebihan bisa menurunkan jumlah produksi dan kualitas sperma.

Hasil penelitian itu menemukan, jumlah sperma pria yang rutin minum minuman bersoda hampir 30 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak. Penemuan ini terungkap berdasarkan studi di Denmark yang meneliti efek dari minuman ringan pada kesehatan pria.


Namun, penelitian ini juga menuai kontroversi. Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO, minuman bersoda tidak terlalu mempengaruhi kesehatan reproduksi pria. Meski pria memiliki jumlah sperma yang sedikit, mereka tetap bisa memberikan keturunan.

Jika dikaitkan dengan kafein yang terkandung dalam minum bersoda, menurut peneliti kopi tidak berefek turunkan jumlah sperma. Jensen, pemimpin penelitian ini mengatakan, hanya sedikit penelitian yang melihat dampak kafein pada kesehatan reproduksi pada pria. Namun, efek buruk dari minuman bersoda akan meningkat jika gaya hidup peminumnya juga tidak sehat.

Lebih dari 2.500 pria muda dilibatkan dalam studi ini. Para partisipan yang tidak mengonsumsi minuman bersoda memiliki kualitas sperma lebih baik, yang rata-rata 50 juta sperma per mililiter semen dan cenderung memiliki gaya hidup sehat.

Sebaliknya, 93 partisipan yang minum minuman bersoda lebih dari satu liter sehari hanya 35 juta sperma per mililiter. Namun, mereka juga memiliki kebiasaan terlalu cepat, dan kurang asupan buah dan sayuran. Studi ini dipublikasikan dalam ‘American Journal of Epidemiology’

Sperma Anda mau sehat? Andalah yg bisa memutuskan sendiri :)

( dari berbagai sumber ) selanjutnya lihat di: WWW.KOSAPLAWANEWS.BLOGSPOT.COM

Minggu, 26 September 2010

KAREN THERESIA POOROE ANAK LEMOLA BERBAKAT.

Wanita muda berusia 21 tahun yang lahir pada tanggal 12 November 1987 dari pasangan Robert Pieter Pooroe dan Liesye Zen ini bernama lengkap Karen Theresia Pooroe. Karen semenjak kecil telah mewarisi bakat menyanyi dari nenek dan ibunya serta tantenya Lita Zen yang adalah salah satu personel dari elfa singer. Karen senantiasa mengasah kemampuan menyanyinya dengan mengikuti berbagai perlombaan termasuk pada saat ia ikut serta dalam Olympic Choir di Austria bersama Elfa’s Choir dan pada akhirnya ia masuk sebagai salah satu finalis dalam suatu ajang bergengsi di Indonesia. Adapun hal-hal lain yang patut di simak sehubungan dengan perjalanan hidup Karen yang membuat ia dapat dikategorikan sebagai penyanyi wanita muda yang patut di perhitungkan dalam kancah dunia musik di Indonesia

Sabtu, 25 September 2010

PRESIDEN OBAMA: TIDAK ADA MAAF

Dunia
Obama: Pernyataan Ahmadinejad Penuh Kebencian
Presiden AS Barack Obama juga mengatakan pernyataan Ahmadinejad tidak dapat dimaafkan.
Sabtu, 25 September 2010, 15:59 WIB
Arinto Tri Wibowo, Denny Armandhanu
VIVAnews - Dalam pidatonya di depan sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Amerika Serikat merupakan dalang di balik serangan 11 September 2011.

Sontak, pidato itu membuat Presiden AS Barack Obama meradang dan mengatakan bahwa pernyataan Ahmadinejad tidak dapat dimaafkan.

"Pidato Ahmadinejad sangat menyinggung dan penuh dengan kebencian," kata Obama pada wawancaranya dengan BBC Persia, Jumat 24 September 2010, seperti dilansir dari stasiun berita CNN.

Ahmadinejad dalam pernyataannya menginginkan PBB untuk membentuk komite pencari fakta untuk menyelidiki insiden 9/11.

Dia mengatakan bahwa beberapa orang di pemerintahan AS merupakan dalang penyerangan tersebut untuk menaikkan perekonomian AS yang menurun. Selain itu, insiden tersebut sebagai alasan untuk semakin menekan Timur Tengah demi kepentingan rezim zionis.

"Dia (Ahmadinejad) bahkan membuat pernyataan tersebut di sini, di Manhattan, yang hanya berjarak sedikit saja dari ground zero," tuturnya.

Apalagi, masyarakat dari berbagai keyakinan dan etnis melihat insiden itu sebagai tragedi yang memilukan. "Pernyataan yang dikeluarkannya tidak dapat dimaafkan," ujar Obama.

Obama mengatakan bahwa pernyataan Ahmadinejad bertolak belakang dengan simpati yang diberikan oleh masyarakat Iran sesaat setelah peristiwa 9/11.

"Hal ini sekali lagi menunjukkan perbedaan, bagaimana kepemimpinan Iran dan rezim ini bekerja. Saya pikir, kebanyakan rakyat Iran, yang saling menghormati dan menghargai, juga memikirkan mengenai masalah ini," tutur Obama.

Sependapat dengan Obama, juru bicara misi AS untuk PBB, Mark Komblau, mengatakan pidato Ahmadinejad di luar konteks yang seharusnya.

"Bukannya mewakili aspirasi dan harapan warga Iran, Ahmadinejad sekali lagi mengangkat teori konspirasi keji dan stigma anti-semit yang mengatakan bahwa mereka (Yahudi) menjijikkan dan suka berkhayal,” ujar Komblau.

Akibat pernyataannya ini, delegasi AS langsung walk-out dari ruang sidang saat Ahmadinejad tengah berpidato. Diikuti oleh delegasi negara-negara Uni Eropa, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Kosta Rika. (umi)
• VIVAnews

VINA PANDUWINATA INGIN DUET BARENG ARIEL

Vina Panduwinata Ingin Duet Bareng Ariel
"Suara dan cara menyanyinya yang aku suka. Belum sempat kolaborasi panggung."
Sabtu, 25 September 2010, 17:02 WIB
Arinto Tri Wibowo, Syahrul Ansyari
VIVAnews - Penyanyi senior yang populer lewat tembangnya 'Burung Camar,' Vina Panduwinata, mengaku ingin sekali berduet dengan Nazriel Irham alias Ariel. Ia mengungkapkan keinginan itu seperti impiannya sebagai seorang penyanyi.

"Dulu ingin sekali sama Ariel, karena suaranya enak didengar. Nggak tahu sekarang," kata dia saat ditemui dalam acara halal bihalal Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GASS) di Gedung Darma Wanita, Simpruk, Jakarta.

Wanita berdarah Sunda-Manado-Ambon ini mengaku kualitas suara yang dimiliki Ariel adalah alasan mengapa dia berkeinginan duet dengan Ariel.

"Suara dan cara menyanyinya yang aku suka. Belum sempat kolaborasi panggung. Tapi, ingin banget (kolaborasi) bareng. Tapi ternyata...,” katanya sambil merujuk kondisi Ariel yang sekarang menjadi tahanan di Mabes Polri karena kasus video mesum yang juga melibatkan artis Luna Maya dan Cut Tari.

Meski demikian, keinginan penyanyi yang sempat menggelar Konser Tunggal bertajuk Viva Vina pada 18 Februari 2006 untuk tetap berkolaborasi dengan vokalis Peterpan itu masih ada.

"Iya, tapi nggak segampang itu. Kalau bicara kolaborasi, hubungannya sama perusahaan rekaman. Kalau keinginan iya," ujarnya.

Selain Ariel, Vina juga memiliki impian lain dalam berkolaborasi. Nama yang 'diincar' kali ini adalah vokalis D’Massive, Ryan. "Karena ia mengingatkan saya pada almarhum Chrisye," tuturnya.
• VIVAnews

HENDARMAN DIPANGGIL SBY

Nasional
Cerita Hendarman Saat Dipanggil Presiden SBY
Hendarman dipanggil SBY ke Pengandaran, tempatnya bermalam.
Sabtu, 25 September 2010, 17:26 WIB
Umi Kalsum, Mohammad Adam
VIVAnews - Mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji mengaku menerima informasi pertama kali soal pencopotannya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tadi malam. SBY memberitahu Hendarman di sebuah hotel di Pangandaran.

"Sebelumnya, saya pulang kantor pukul 19.30 WIB dan terima telepon dari ajudan Pak Presiden. Saya diminta menghadap Presiden malam itu juga di Padalarang," ungkap Hendarman di rumah dinasnya, Jalan Denpasar Nomor 12A, Jakarta Selatan, Sabtu 25 September 2010.

Tanpa membuang waktu, Hendarman pun tancap gas ke Padalarang, tempat Presiden bermalam sebelum menuju Tasikmalaya, Jawa Barat. Sampai di lokasi sudah sampai pukul 22.30 WIB. Setelah menunggu sebentar, Handarman diterima Presiden SBY.

Saat itu, ungkap dia, Presiden menyampaikan bahwa akan ada pergantian Jaksa Agung. Presiden juga menyampaikan, "Mungkin Pak Hendarman sudah mengetahui keputusan MK. Beliau juga menanyakan bagaimana pendapat saya atas putusan MK itu."

Hendarman saat itu mengaku menyarankan agar Presiden segera mengeluarkan Keputusan Presiden soal pemberhentiannya. "Sebab kalau tidak nantinya malah menimbulkan kegaduhan politik. Meski dalam putusan itu tidak ada kata segera mengganti, tapi menurut saya sesegara mungkin itu lebih bagus," katanya.
Hendarman diberhentikan sebagai jaksa agung terhitung sejak Jumat 24 September 2010. Untuk mengisi kekosongan posisi jaksa agung,  Presiden menunjuk pelaksana tugas, yakni Darmono, yang kini menjabat Wakil Jaksa Agung.
• VIVAnews

KASUS PELECEHAN PASKIBRAKA

Fokus
Kasus Pelecehan Paskibraka DKI Kian Terungkap
Mereka mengaku dihukum jalan jongkok sembari bugil serta ditampar hingga terjatuh.
Jum'at, 24 September 2010, 21:11 WIB
Maryadie
VIVAnews - Fakta perpeloncoan di luar batas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) DKI Jakarta, makin terungkap. Dokumen kesaksian para korban yang didapat VIVAnews.com menunjukkan para anggota Paskibraka DKI tahun 2010 menerima berbagai aksi kekerasan dan pelecehan dari para seniornya. Mereka ditampar, bahkan ditelanjangi saat menjalani pemusatan latihan.

Tidak terima, para orangtua dan korban--yang dikoordinir Lorren Neville Djunaidi, ayah salah satu siswa--melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Pasal yang dituduhkan terhadap para tersangka cukup serius, yakni pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pasal 80 dan pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya: 15 tahun penjara.

Tertera pada naskah kesaksian korban, aksi kekerasan dan pelecehan itu terjadi pada 3-6 Juli 2010.

Selama empat hari anggota Paskibraka putri dilecehkan setiap mandi sore. Di dalam barak, mereka diperintahkan senior mereka--yang juga perempuan--berbaris berhadap-hadapan, lalu membuka seluruh pakaian mereka hingga telanjang bulat, sambil menadahkan tangan untuk menerima shampo dan sabun.

Habis mandi, mereka masih diminta berbaris telanjang di depan pintu kamar mandi untuk mengeringkan badan. Setelah itu mereka diperintahkan berbaris masuk ke kamar tidur, juga dalam keadaan telanjang bulat.

Tak cuma itu, mereka juga mengaku pernah menjalani hukuman seperti jalan jongkok dalam keadaan bugil.

Mereka juga menerima sejumlah kekerasan fisik. Salah seorang Paskibraka putri, misalnya, bersaksi suatu malam sekitar pukul 23.00 WIB dia digelandang ke kamar salah satu seniornya di saat peserta lain sedang tidur pulas. Tanpa jelas apa salahnya, dia diperintahkah push-up, sit-up dan berjalan jinjit sekitar 30 menit.
Keesokan harinya, empat peserta putri mengaku ditampar sampai terjatuh karena dinilai salah posisi ketika melakukan push-up.

Kekerasan serupa juga menimpa peserta putra. Begitu tiba di tempat pelatihan di Cibubur, mereka langsung disambut perintah jalan jongkok; konon sebagai tradisi ucapan selamat datang Korps Paskibraka. Tak cukup, mereka kemudian diminta push up nonstop dan baru boleh beristirahat setelah meneteskan 20 butir keringat.

Sama seperti yang putri, mereka juga menerima berbagai pelecehan. Setiap mandi sore, mereka antara lain diperintahkan senior untuk melakukan apa yang mereka sebut 'push-up dingin'. Yang dimaksud adalah push-up dalam keadaan total bugil dan bertumpuk empat orang, sembari disirami air dingin.
Hasil pemeriksaan
Sejauh ini pemeriksaan oleh ketiga lembaga--Polda Metro Jaya, KPAI dan Komnas HAM--masih berlangsung.

Komnas HAM sudah meminta keterangan dari penanggung jawab kegiatan ini, yakni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta. Namun, hasil pemeriksaan belum diumumkan. "Harus ada yang diperiksa lagi. Kami akan segera meminta keterangan dari siswa yang menjadi korban," ujar anggota Komisioner Komnas HAM, Kabul Supriyadi.

KPAI juga sudah meminta keterangan dari 11 korban, Disorda DKI Jakarta, dan PPI. Dari hasil pemeriksaan, Ketua KPAI Hadi Supeno meyakini kekerasan dan pelecehan serupa pada pelatihan Paskibraka telah berlangsung sejak 1991.

Menurut Hadi, Disorda DKI Jakarta yang semula menyangkal, kini sudah mengakui terjadinya perpeloncoan di luar batas itu. "Disorda sudah mengaku kecolongan atas peristiwa ini," kata Hadi kepada VIVAnews.com. Kini KPAI masih menunggu penjelasan tertulis dari pejabat Disorda. "Kami mengharapkan pekan ini sudah selesai. Tapi, ternyata hingga kini belum diberikan."

Di Polda Metro Jaya, penyidikan dilakukan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, polisi telah memeriksa semua korban dan orangtua mereka. Aparat tinggal memeriksa pejabat Disorda DKI, pengurus PPI, dan para tersangka pelaku. "Semua yang terkait pasti akan dipanggil," Boy memastikan. (kd)
• VIVAnews

3 PERAMPOK DI PADANG DI TEMBAK MATI

Nasional
Tiga Perampok di Padang Ditembak Mati
Petugas gabungan masih berusaha menangkap dua pelaku yang lari ke hutam Malalak.
Sabtu, 25 September 2010, 21:17 WIB
Eko Priliawito
VIVAnews - Pengejaran perampok bersenjata yang menggasak tiga Automatic Teller Machine (ATM) di Kampus Universitas Bung Hatta, Padang, terus berlanjut. Hingga malam ini dikabarkan sudah tiga pelaku yang ditembak mati polisi.

Petugas gabungan dari Densus 88, Brimob, dan Polda Sumbar, masih berusaha menangkap dua pelaku yang melarikan diri ke kawasan hutan Malalak, Kabupaten Agam, Padang Sumatera Barat.

Ketiga pelaku yang tewas sudah dikirim ke Rumah Sakit Bayangkara, Jalan Perintis Kemerdekaan. Sementara itu sudah ada enam pelaku yang tertangkap dalam keadaan hidup. Kini pelaku telah di kirim ke Polda Sumbar.

Menurut informasi yang dikumpulkan VIVAnews di lapangan, aksi penangkapan sejumlah pelaku perampokan ini terjadi di Desa Pauah, Kota Pariaman.

Kapolda Sumbar, Brigadir Jendral Andayono mengatakan, perampok yang menggunakan dua mobil minibus mempreteli hasil jarahannya di kediaman seorang warga bernama Rahman, di Pariaman.

"Mereka membongkar di Pariaman," ujarnya.

Perampokan ATM berlangsung pada pukul 04.00 WIB. Dari ATM Bank Nagari perampok membawa uang Rp 200 juta, dari Bukopin Rp 170 juta. Sedangkan Bank BNI tidak ada uang yang berhasil dibawa perampok. Namun ruang ATM rusak. (hs)

Laporan: Eri Naldi| Padang
• VIVAnews

PINDAHKAN IBUKOTA NEGARA

Rekomendasi Kadin: Pindahkan Ibukota Negara
Pemindahan Ibukota negara perlu untuk menciptakan efisiensi.
Sabtu, 25 September 2010, 19:15 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
VIVAnews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah perlu segera memindahkan Ibukota negara. Kesepakatan ini tertuang sebagai hasil sidang Komisi C yang membidangi pokok-pokok pikiran Kadin Indonesia ke depan.

Ketua Sidang Komisi C dari Kadin Bangka Belitung, Johan Murad mengatakan pemindahan Ibukota negara perlu untuk menciptakan efisiensi.

"Untuk itu, kami mendorong dan mendukung rencana pemindahan ibukota negara," kata Johan disela-sela acara Munas VI Kadin, Sabtu 25 September 2010.

Selain itu, Kadin menyepakati lebih dari 22 poin hal penting lain, di antaranya perlu dibentuknya standarisasi nasional public services.

Dalam rangka memperkuat nilai investasi sektor riil Kadin juga meminta pemerintah lebih mengutamakan investor dalam negeri.

"Kadin perlu semaksimal mungkin bekerjasama dengan pemerintah agar tercapai target khususnya dalam hal daya saing nasional," katanya. Kadin meminta pemerintah memfasilitasi investasi itu baik bagi pengusaha nasional atau daerah.

"Ini juga agar potensi produk investasi nasional tetap mayoritas lebih pada investasi dalam negeri," kata dia.

Untuk itu Kadin meminta pemerintah merevisi tiga undang-undang yakni UU nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba, UU nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan, UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan khususnya pasla 86 dan pasal 87 tentang keselamatan dan kesehatan kerja.

"Revisi undang-undang ini agar pengusaha tidak lagi mengalami kesulitan," katanya.

Dalam kesepakatan hasil sidang Komisi Kadin juga meminta perlunya dibentuk lembaga pelatihan Kadin ditingkat propinsi, juga penataan tata ruang hutan dan daerah sesuai perkembangan penduduk di masing-masing daerah.

Kadin juga mendesak pemerintah untuk mengembalikan pajak dalam bentuk insentif ke pengusaha guna memperkuat daya saing industri dalam negeri.

"Penguatan pengusaha kecil dan menangah perlu diperhatikan terutama menyambut era globalisasi saat ini," kata dia.
• VIVAnews

ANCAMAN BADAI MATAHARI

Fokus
Ancaman Badai Matahari
Peringatan ilmuwan, suatu ledakan energi Matahari bisa melumpuhkan Bumi pada 2012 - 2013.
Jum'at, 24 September 2010, 20:23 WIB
Renne R.A Kawilarang, Denny Armandhanu, Ismoko Widjaya
VIVAnews - Misteri badai atau tsunami matahari kini tidak saja menjadi perhatian para peneliti. Pengambil kebijakan di Inggris pun mulai risau dengan fenomena di luar angkasa itu - apakah sedahsyat dengan julukan yang disandangnya (tsunami atau badai) dan bisa mendatangkan malapetaka bagi semua penghuni Bumi.

Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox, sampai menggelar suatu konferensi khusus di London pada Senin, 20 September 2010. Pejabat bergelar doktor di bidang medis itu rupanya menganggap serius peringatan dari para ilmuwan - termasuk dari NASA awal tahun ini - bahwa suatu ledakan energi Matahari bisa melumpuhkan Bumi pada 2012.

Seperti dilansir harian Telegraph dan The Sun, para peneliti khawatir ledakan besar yang mereka sebut sebagai tsunami matahari itu bisa menyebabkan pemadaman listrik secara total di seluruh dunia dan kekacauan global. Potensi bencana yang terjadi sekali dalam seabad ini bisa membawa ancaman serius pada sejumlah fasilitas vital: kerusakan jaringan listrik, hancurnya sistem komunikasi, pesawat jatuh, dropnya stok pangan dunia, dan porak-porandanya jaringan Internet.

Bencana sejenis disebutkan pernah terjadi pada tahun 1859 dan  mendatangkan kerusakan dahsyat di Eropa dan Amerika. Saat itu dilaporkan kawat telegraf terbakar habis. Bahkan, saat itu diberitakan dua pertiga langit di Bumi diselimuti cahaya aurora berwarna merah darah.

Maka, Fox meminta para ilmuwan untuk menyusun strategi guna mengantisipasinya. Mantan penasihat pertahanan pemerintah AS, Dr. Avi Schnurr, juga memperingatkan, "Badai geomagnetik bisa menghancurkan negara-negara di muka bumi. Kita tidak bisa berpangku tangan menunggu bencana itu datang."
***
Namun, tidak semua ilmuwan yang saat ini was-was dengan ancaman badai matahari itu. Seorang peneliti astronomi dari Indonesia menilai bahwa badai matahari bukanlah hal yang perlu ditakutkan.

Peneliti utama Astronomi dan Astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, memaparkan bahwa badai matahari terjadi dari awal terbentuknya matahari dan akan terus terjadi selama matahari ada. Djamaluddin juga mengatakan bahwa badai matahari yang merupakan siklus 11 tahunan dapat juga terjadi setiap saat dan tidak dapat diperkirakan secara tepat kapan akan terjadinya lagi.

”Badai matahari sering sekali terjadi, pada tahun 1996 dan 2009 aktivitas badai matahari sangat sedikit, ini disebut matahari tenang. Ketika badai matahari banyak terjadi, maka disebut matahari aktif. Ini terjadi pada tahun 1991,2000, dan diperkirakan akan terjadi lagi pada tahun 2013,” ujar Djamaludin saat dihubungi VIVAnews, Jumat 24 September 2010.

Bahkan, dia menuturkan, badai matahari terakhir yang mengenai bumi terjadi pada tanggal 1 Agustus 2010 kemarin. Hal ini tentunya luput dari pengamatan masyarakata awam karena badai matahari ini tergolong dalam skala kecil.

“Badai matahari yang kecil hanya akan menimbulkan aurora di kutub,” jelasnya.

Menanggapi ramainya berita dan kekhawatiran yang timbul akan ramalan badai matahari 2013 yang akan melumpuhkan bumi, Djamaludin menjelaskan bahwa badai matahari tidak berbahaya bagi kehidupan manusia secara langsung. Dia meluruskan anggapan bahwa badai matahari adalah sesuatu yang sangat menakutkan bagi umat manusia.

“Badai mataharinya sendiri tidak berbahaya secara langsung bagi umat manusia. Namun kemajuan teknologi saat inilah yang terlalu rentan akan badai matahari,” lanjutnya lagi.

Dia menjelaskan bahwa teknologi yang menggunakan satelit dan listrik, seperti navigasi, komunikasi dan perbankan, akan memperoleh imbasnya. Dia memberikan contoh efek terbesar dari badai matahari terjadi pada tahun 1989 di Kanada dan Swedia.

“Pada saat itu badai matahari menyerang konduktor listrik dan menyebabkan listrik mati selama sembilan jam,” jelasnya.

Hal ini terjadi karena partikel-partikel dari badai matahari mempengaruhi induksi listrik di daerah tersebut, namun hal ini tidak akan berpengaruh terhadap jaringan listrik yang luas. Djamaludin mengatakan bahwa badai matahari bukanlah ancaman jika ada tindakan antisipasi yang dilakukan oleh badan terkait.

Diantaranya adalah pengaturan satelit jika badai matahari diperkirakan akan terjadi. Satelit merupakan teknologi paling rentan terhadap gejala alam ini. Diantaranya yang akan paling parah terkena imbasnya adalah perangkat telekomunikasi, navigasi dan perbankan.

“Bumi tidak akan mengalami gangguan selama dilakukan langkah-langkah pengamanan. Diantaranya adalah mematikan sementara satelit atau menempatkannya dalam save mode, untuk kemudian dinyalakan kembali jika badai matahari telah berakhir,” papar Djamaludin.

Perkiraan kapan terjadinya badai matahari, ujarnya, dapat dilakukan dengan menggunakan teleskop canggih. Melalui teleskop ini, aktivitas magnetik di permukaan matahari serta ledakan matahari dapat dilihat. Kapan terjadinya, berapa lama dan apakah akan mengarah ke bumi dapat diketahui dengan cara ini.

Djamaludin mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir akan dampak badai matahari. Tidak seperti Kanada yang waktu itu mati lampu karena badai matahari, Indonesia diperkirakan tidak akan terpengaruh sama sekali.

“Belum ada penelitian yang mengatakan bahwa negara-negara di daerah ekuator seperti Indonesia juga terkena dampaknya, biasanya badai matahari berdampak paling besar pada daerah-daerah yang dekat dengan kutub,” jelasnya.

Namun, operator telekomunikasi dan perbankan di Indonesia yang mengandalkan teknologi satelit akan terancam jika badai matahari terjadi. Untuk itu, LAPAN bekerjasama dengan instansi terkait melakukan sosialisasi mengenai badai matahari ini dan meluruskan informasi yang keliru di masyarakat.

“Tujuan sosialisasi ini adalah meluruskan bahwa badai matahari tidak mengancam kehidupan manusia secara langsung, tapi mengancam teknologi yang ada,” ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan LAPAN berupa pertemuan dengan beberapa pemegang saham perusahaan terkait. LAPAN juga melakukan sosialisasi melalui ceramah, workshop dan seminar-seminar kepada masyarakat. (sj)


• VIVAnews

CARA MUDA MEMAINKAN BASS

Ada beberapa cara mudah untuk memainkan bass yang dapat ditempuh oleh para bass player pemula. Sebelum memainkan bass, kita hendaknya menganggap kalau bass yang akan kita mainkan itu adalah perpanjangan dari tangan kita sehigga kita lebih leluasa untuk mengexplorasi imajinasi kita dengan medium bass tadi.

Bass adalah salah satu alat musik yang cukup familiar di telinga kita. Ketika mendengar tentang kata "Bass" kita pasti langsung teringat dengan mas Bondan, mas Frenky, mba' Ices dan para bass player lainnya yang juga tidak kalah hebatnya. Bass pada umumnya mempunyai 4 senar, tapi pada aliran-aliran seperti jazz, funk, dan progressive selalu mempunyai senar lebih dari 4. Dalam memainkan musik, bass selalu mengikuti pola irama drum sehingga membentuk groove.

Ada beberapa cara mudah untuk memainkan bass yang dapat ditempuh oleh para bass player pemula. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Sebelum memainkan bass, kita hendaknya menganggap kalau bass yang akan kita mainkan itu adalah perpanjangan dari tangan kita sehigga kita lebih leluasa untuk mengexplorasi imajinasi kita dengan medium bass tadi. Selanjutnya adalah mengenal pola irama ketukan drum sehingga kita bisa dengan mudah untuk membentuk groove yang enak didengar. Untuk posisi tangan, sebaiknya kita berusaha untuk lebih rileks agar tidak mudah lelah. Pick up pada bass juga menentukan style dalam permainan kita. Yang paling utama adalah perasaan, karena jika kita memainkan bass tidak dengan menggunakan perasaan, permainan akan terasa kotor walaupun kita mempunyai skill bermain bass yang cukup.

Dalam latihan juga sebaiknya dibiasakan dalam posisi berdiri. Hal ini dimaksudkan agar ketika akan tampil diatas panggung kita sudah menguasai perpindahan dari fret yang satu ke fret yang lain. Posisi bass juga menentukan dalam permainan. Kalau saya sendiri lebih nyaman jika posisinya agak ke bawah perut.

Dalam permainan bass dikenal istilah "fingering" atau penjarian. Ketika memainkan bass fingering juga sangat mempengaruhi permainan. Posisi jari-jari ketika menekan senar pada papan fret harus lurus ke bawah agar ketika berpindah fret tidak ada bagian yang kosong. Posisi ibu jari juga tidak boleh menggantung diatas papan fret karena membuat jari-jari yang menekan senar menjadi tidak maksimal. Selain fingering, dikenal juga istilah "picking". Picking ialah cara memetik senar pada bass. Cara memetik senar pada bass ada dua cara, yaitu dengan penggunakan jari dan juga dengan menggunakan pick. Penggunaan pick biasanya pada aliran musik keras seperti punk, metal dan jenis musik underground. Untuk gaya permainan kita bisa meniru gaya dari beberapa bass player yang sudah terkenal seperti Billy Seehan, Flea RHCP atau bass player Dream Theater, John Myung. Masing-masing dari mereka mempunyai gaya permainan yang berbeda antara yang satu dengan yang lain sesuai dengan jenis aliran masing-masing.
Mungkin hanya itu saja yang saya bisa sampaikan pada edisi ini. Tapi semua yang saya jelaskan diatas tidak akan berguna tanpa kemauan, karena itu semua tergantung dari kemauan kita untuk mendalami musik khususnya bass. KEEP ON ROCKIN MAN!!!

KASIAT DAUN SOKA UNTUK BERBAGAI PENYAKIT.

Dear all Member,

Berikut adalah manfaat daun soka utk pengobatan haid, hipertensi, luka akibat benda keras de el el :

Nama Lokal:
Soka (Jawa), sereh (Sunda), soka beureum (Sunda), saya mami (Ternate), long chuan hua (Cina).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis:
Mengandung saponin, flavonoid, dan tanin. Memiliki sifat manis, sejuk, dan hipotensif. Berkhasiat menghilangkan bekuan darah (reduce hematoma) dan menghilangkan sakit (analgesik).

Penyakit yang dapat diobati:
Haid tidak teratur dan tidak datang haid, hipertensi, luka terpukul, ngilu-ngilu, terkilir, dan koreng, TBC paru disertai batuk dan batuk berdarah.

Cara memanfaatkan :

1. Haid tidak teratur dan tidak datang haid
Bahan: 17 gr bunga siantan
Cara membuat: bahan dicuci bersih, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus 1 kali sehari.

2. Hipertensi
Bahan: 17 gr bunga siantan
Cara membuat: bahan dicuci bersih, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin lalu saring.
Cara menggunakan: diminum sekaligus 1 kali sehari.

3. Luka terpukul, ngilu-ngilu, terkilir, dan koreng
Bahan: tangkai dan daun siantan secukupnya
Cara membuat: bahan dicuci bersih, lalu ditumbuk halus. Tambahkan sedikit air, lalu aduk hingga seperti adonan.
Cara menggunakan: balurkan ramuan di bagian tubuh yang sakit.

4. TBC paru disertai batuk dan batuk berdarah.
Bahan: 50 gr akar siantan dan 60 gr daging sapi tanpa lemak
Cara membuat: bahan dicuci bersih, dipotong kecil-kecil, lalu buat sup.
Cara menggunakan: minum kuahnya dan makan dagingnya.

Sumber: Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 3 (Drs. H.Arief Hariana)

CARA ALAMI MENYEMBUHKAN GAGAL GINJAL

Dear all Member,

Sebetulnya testimoni ini sudah pernah kita muat pada tanggal 11 Februari lalu, tapi karena banyaknya permintaan dari teman2 tentang masalah penyakit ginjal maka tulisan ini kita muat kembali;

Kalau saja saran Ny. Kusnadi, familinya tidak diikuti, barang kali Dadang
Subrata, wakil direktur PT Bank Pasar Nusantara itu sudah harus menjalani Cuci darah rutin. Atau bahkan mungkin dia sudah harus kehilangan ginjalnya. Rebusan daun sukun yang rutin diminum membuat ia bebas beraktivitas. Sebelum minum ramuan tradisional, rasa sakit pada pinggang selalu mengganggu aktivitasnya. Badan cepat lelah, lesu, dan wajah tampak pucat lusuh. Apalagi jika ingin buang air kecil, "Benar-benar tersiksa. Bisa berjam-jam hanya untuk setetes air seni," paparnya. Saran Ny.Kusnadi untuk minum air rebusan daun sukun itu datang di saat kritis. Waktu itu hasil pemeriksaan intensif di RS Gatot Soebroto awal 1999 memperlihatkan, ginjal kiri pria berusia 70 tahun itu tak berfungsi. Dadang mengetahui penyakitnya setelah kronis. "Sebelumnya saya tidak ada keluhan dengan ginjal," papar pria kelahiran Tasikmalaya itu.
Sesekali dia pernah merasakan sakit pinggang. "Namun, saya pikir karena capai kerja saja." Apalagi dia tak merasakan sakit saat buang urine.

Toh, Dadang tetap ragu sebab bobot badan turun, dari 80kg menjadi 60kg. Semula ia dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita. Namun, jantungnya dinyatakan sehat. Akhirya dia datang ke RSPAD Gatot Soebroto untuk pemeriksaan ginjal hingga diketahui mengalami gagal ginjal sebelah kiri. Akibat prostat. Memang Dadang mungkin tak harus cuci darah. Sebab menurut dr. H. J.Pudji Rahardjo, Kepala Sub Bagian Ginjal RS Cipto Mangunkusumo, pasien gagal ginjal tak harus cuci darah bila hanya satu ginjal tak berfungsi.

Fungsinya masih bisa dilakukan oleh ginjal sehat. Namun, "Ginjal yang sehat harus bekerja ekstra untuk menanggung pula fungsi ginjal lain yang rusak," jelasnya. Lama-kelamaan kinerjanya juga bakal turun sehingga tak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Ginjal berfungsi mengeluarkan racun atau zat-zat berlebihan di darah.la juga menjaga tekanan darah dan memproduksi hormon untuk membuat sel darah. Karena itu bila fungsi ginjal terganggu, penderita bisa mengalami kekurangan darah (anemia), tekanan darah tak normal, atau kadar racun dalam darah naik. Oleh karena itu penderita harus menjalani tambah darah, cuci darah atau berpantang makanan penyebab kencing manis atau darah tinggi. Tak berfungsinya ginjal menurut Pudji Rahardjo
ini bisa karena beberapa sebab: endapan batu ginjal, pembesaran prostat, kencing manis, darah tinggi, atau penyakit imunologi. Dalam kasus Dadang, gagal ginjal disebabkan pembesaran prostat. "Kebanyakan pria di atas 60tahun mengalami masalah prostat," papar Pudji Rahardjo. Penurunan fungsi ginjal karena faktor usia pun akan lebih cepat berlangsung karena pembesaran prostat menyumbat saluran kemih. Seperti kebanyakan penderita, Dadang baru mengeluh setelah fungsi ginjal sudah berkurang 25%-30%.

Empat bulan sembuh.

Apa pun penyebab penyakitnya, Dadang boleh bersyukur. Ny. Kusnadi
menyarankan ramuan obat tradisional. "Ramuannya sederhana saja. Cukup merebus tiga lembar daun sukun kering, lalu minum airnya," lanjut Dadang menirukan saran Ny. Kusnadi. Namun, tak gampang menemukan daun itu di kota besar seperti Jakarta. Lagi pula daun yang diperlukan tak cukup satu-dua lembar saja karena harus diminum setiap hari. Perburuan dilanjutkan sampai ke Tangerang. Daun itu lalu digodok dan diminum setiap haus."Pokoknya, sejak saat itu rebusan daun sukun menjadi minuman sehari-hari layaknya air putih saja." Mula-mula reaksinya belum terasa. Sebulan kemudian Dadang merasakan ada perubahan pada kondisi fisiknya. "Badan mulai terasa lebih fit, lebih segar, dan air seni terasa makin lancar." Yang membuatnya makin yakin, keluhan sakit pinggang berkurang. Kesembuhan total dinikmati 4 bulan kemudian. Dr. Pudji Rahardjo yang menangani menyatakan sehat. Meskipun tidak melalui pemeriksaan laboratorium dan peralatan scanning, tetapi dia yakin
ginjalnya kini tak bermasalah. "Konsultasi dengan dr. Pudji masih dilakukan 1-2 bulan sekali,sekedar kontrol," jelas Dadang.

Daun tua

Dadang memilih daun yang masih menempel di dahan. "Harus sudah tua,"
lanjut kakek 3 cucu itu. Ciri-cirinya, daun berwarna hijau tua. Kadar kandungan kimia berkhasiat pada duan tua lebih maksimal. Daun terpilih kemudian dicuci bersih dan dirajang. Hasil rajangan 3 helai dijemur hingga kering lalu digodok dalam 2 liter air sampai tinggal separuh. Setelah itu ditambah lagi seliter air dan direbus sampai mendidih. Kemudian, ramuan diangkat dan disaring. "Air rebusan yang sudah jadi warnanya merah seperti air teh dan pahit," lanjut Dadang, "Dosisnya dianjurkan memang seperti itu." Air rebusan hari itu harus dihabiskan hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari. Dadang menghindarkan pemakaian panci alumunium untuk wadah godokan. Ia memakai panci stainless steel atau email.Dikhawatirkan alumunium akan termakan kandungan kimia daun sukun. "Paling baik sih sebenarnya pakai periuk tanah." Dadang punya kiat untuk memudahkan pembuatan ramuan yang hanya butuh 3 helai setiap hari. Begitu pasokan datang, daun langsung dirajang dan dipisahpisahkan
setiap 3 helai lalu dijemur dalam kelompok-kelompok tersendiri.
Setelah kering, setiap tumpukan rajangan daun dibungkus kantung plastik dan disimpan. Setiap hari, satu bungkus dibuka untuk direbus. Sekarung daun sukun baru habis setelah 1-2 bulan. Selamat mencoba

Tulisan ini dibuat buat membantu para penderita ginjal. Semoga Anda Sehat selalu

Kamis, 23 September 2010

BANK MANDIRI TIDAK MEMATUHI ATURAN BI

Hatta Heran Mandiri Tak 'Patuhi' Aturan BI
"Jangan sampai (dana) bank malah ke SBI (Sertifikat Bank Indonesia)."
Kamis, 23 September 2010, 13:04 WIB
Arinto Tri Wibowo, Agus Dwi Darmawan
VIVAnews - Menko Perekonomian Hatta Rajasa heran dengan pernyataan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Zulkifli Zaini, yang memilih untuk membayar penalti dibanding meningkatkan pinjaman. Meski demikian, Hatta belum bersedia memberi pernyataan apapun terkait pilihan dirut Bank Mandiri itu.

"Ah, masak sih. Saya sendiri belum mendengar, tapi tentu Bank Indonesia ada kebijakannya," kata Hatta di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 23 September 2010.
Saat itu, Hatta ditanya tentang sikap Bank Mandiri yang lebih memilih membayar penalti atas kebijakan bank sentral untuk mendorong peningkatan kredit.
Seperti diketahui, BI mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan GWM primer dari lima persen menjadi delapan persen dari dana pihak ketiga. Aturan ini akan mulai berlaku 1 November 2010.

BI juga mengeluarkan kebijakan GWM berdasarkan loan to deposit ratio (LDR) dengan batas bawah 78 persen dan batas atas 100 persen. Ketentuan ini akan mulai berlaku pada Maret 2011.
Hatta mengakui bahwa seiring dikeluarkannya kebijakan Bank Indonesia atas pengaturan LDR dan GWM itu, perbankan wajib menyesuaikan penyaluran kredit.

Pemerintah berharap bahwa dengan semakin tingginya kucuran kredit terutama untuk investasi dan belanja barang serta modal, akan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Memang ada bank BUMN yang LDR di bawah (ketentuan BI), tapi ada juga beberapa di atas," kata Hatta.

Sesuai pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut Hatta, tidak hanya ke Bank Mandiri, tapi seluruh perbankan perlu menjalankan fungsi intermediasi. "Jangan sampai (dana) bank malah ke SBI (Sertifikat Bank Indonesia), kami maunya mereka mendorong ke sektor riil," ujar Hatta.

Seperti diberitakan kemarin, Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, memilih untuk membayar penalti dibanding harus menurunkan komposisi dana pihak ketiga atau mendongkrak pinjaman. Karena itu, Bank Mandiri harus membayar penalti sekitar Rp600 miliar.

"Lebih baik terus melakukan tugas kami untuk mengumpulkan DPK dan tidak akan menurunkan, hanya karena memenuhi ketentuan LDR. Tidak ada dalam skenario untuk menurunkan DPK," kata Zulkifli sebelum rapat dengar pendapat di Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu 22 September 2010.
• VIVAnews

RIBKA TERSANGKA PENGHILANGAN SURAT TEMBAKAU

Politik
Polri Usut Surat yang Sebut Ribka Tersangka
"Bukan untuk melakukan pembohongan publik," kata Ito Sumardi.
Kamis, 23 September 2010, 13:55 WIB
Ita Lismawati F. Malau
VIVAnews - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Ito Sumardi memerintahkan Direktur I Keamanan dan Transnasional Mabes Polri untuk menyelidiki keluarnya surat yang menyatakan Ribka Tjiptaning sebagai tersangka dalam penghilangan ayat tembakau.

"Untuk melakukan pedalaman pada masalah itu. Bukan untuk melakukan pembohongan publik," kata Ito kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Kamis 23 September 2010.

Ribka yang juga Ketua Komisi Kesehatan DPR sempat diberitakan jadi tersangka dalam kasus hilangnya ayat tembakau dari Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan itu. Namun, baik Ribka dan Polri membantah penetapan tersangka ini.

Ito menambahkan seseorang yang dilaporkan secara normatif tidak otomatis jadi tersangka karena untuk menetapkan sebagai tersangka, penyidik harus punya bukti permulaan yang cukup. "Kalau belum diperiksa, masak ditetapkan sebagai tersangka. Kecuali tertangkap tangan," jelas dia.

Dia menjelaskan awal mula pemberitaan tersangka itu adalah Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang dikeluarkan polisi pada Koalisi Anti Korupsi ayat Rokok (Kakar). Menurut Ito, surat ini biasanya bersifat umum dan tidak rahasia.  "Namun, jika dalam pengeluaran surat itu ditemukan penyimpangan maka akan ditangani propam (Profesi dan Pengamanan)," kata dia.

Surat ini diduga menjadi awal mula penyebutan Ribka sebagai tersangka. Ribka dan kepolisian dalam hal ini sudah membantah penetapan tersangka.
Laporan: Ajeng Mustika
• VIVAnews

HARIMAU MAKAN MANUSIA

Nasional
Harimau Makan Manusia dan Tunggui Mayatnya
Kalaupun membunuh manusia, harimau tak akan menyentuh jasadnya. Ini sebuah petanda.
Kamis, 23 September 2010, 13:48 WIB
Elin Yunita Kristanti
VIVAnews -- Seorang petani sawit, Sugianto (35), warga Dusun Air Raja, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, tewas dimakan harimau.

Tragisnya, warga yang mengetahui kejadian tersebut tidak berani mengevakuasi mayat korban. Sebab, binatang buas itu terus menjaga dan menunggui mayat korban.
Kapolsek AKP Banjar Nahor mengatakan, kejadian menggenaskan tersebut terjadi pukul 11.00 WIB , Senin 20 September 2010. Sugianto diterkam dan dimakan harimau saat memanen sawit di kebunnya.

Kondisi mayat Sugianto mengenaskan. Dada, hati, paru-paru dan jantungnya hilang dimakan harimau. "Ketika ditemukan masyarakat, harimau tersebut menunggui mayat korban. Warga tak berani mengevakuasi. Setelah ada bantuan dari kepolisian baru bisa dievakuasi," kata AKP Banjar Nahor.

Sebelum membawa jenazah korban, petugas dan masyarakat mengusir harimau terlebih dahulu.  Ini bukan kali pertamanya harimau mengamuk dan memangsa manusia.

Organisasi World Wildlife Fund (WWF) pernah mengatakan bahwa perusakan hutan adalah akar dari permasalahan tersebut . Harimau yang terganggu habitatnya mengalami krisis dan marah. Akibatnya fatal, harimau lalu mulai menyerang manusia. Padahal, dalam keadaan normal, harimau Sumatera menjauhi manusia.
Kalaupun mereka membunuh manusia, harimau tak akan menyentuh jasadnya. Insiden harimau memangsa manusia, adalah pertanda. Para harimau mengalami depresi dan lapar. "Mereka tak punya tempat lagi untuk hidup," kata staf badan konservasi Nurazman Nurdin.

Laporan: Ali Azumar | Riau
BACA JUGA
Bechkam: Dari Jebol Gawang Hingga Dunia Malam
Lippo: Kami Beruntung Tinggal di Indonesia
Enam Kabupaten Super Kaya di Indonesia
Gadis Ini Terlelap Selama Dua Minggu
Bikini Berlian Ini Senilai Rp270 miliar
• VIVAnews

SAINS DAN TEKNOLOGI

Sains & Teknologi
Peneliti Asal Kendal Raih Penghargaan di AS
Ini merupakan penghargaan kedua bagi Ali Khumaeni, peneliti laser plasma spectroscopy
Kamis, 23 September 2010, 13:24 WIB
Renne R.A Kawilarang
Ali Khumaeni saat bekerja di laboratorium Fukui (2007) (Dokumentasi Pribadi Ali Khumaeni)
VIVAnews – Seorang mahasiswa Indonesia berhasil menerima penghargaan tingkat internasional bidang aplikasi Laser Plasma Spectroscopy atau Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) di Amerika Serikat (AS). Dia adalah Ali Khumaeni.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka mengungkapkan bahwa peneliti asal Kendal berusia 27 tahun itu merupakan mahasiswa program master dari Universitas Fukui, Jepang. Makalah Khumaeni dianggap sebagai yang terbaik untuk kategori mahasiswa pasca sarjana di "6th International Conference on LIBS" di kota Memphis, Tennessee, AS, pada 13-17 September 2010.

"Konferensi Internasional LIBS merupakan konferensi terbesar bidang laser plasma spektroskopi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali," demikian siaran pers dari KJRI Osaka. Dalam konferensi tersebut, ratusan mahasiswa paskasarjana, para ahli LIBS, profesor, dan perusahaan yang bergerak di bidang optik, laser, dan imaging hadir untuk menyampaikan gagasan, ide dan perkembangan serta kemajuan hasil riset terkini bidang LIBS.

Makalah Khumaeni berjudul "Direct Analysis of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-Induced Metal-Assisted Gas Plasma at 1 atm by Introducing the Powder Particles into the Plasma." Artikel itu dinilai para juri dan ahli LIBS sebagai makalah dengan orisinalitas terbaik kedua.

Menurut Khumaeni, makalah tersebut juga akan dimuat di Jurnal Internasional Analytical and Bioanalytical Chemistry. "Ini adalah kali kedua setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan sebagai Young Scientist Award dari International conference on laser probing di Nagoya, Jepang, pada Oktober 2008," kata Khumaeni. “Saya sangat bersyukur hasil riset di lab mendapat pengakuan internasional.” 

Selain di LIBS, Khumaeni telah banyak menulis di beberapa jurnal internasional tentang applied spectroscopy, fisika terapan, dan pendidikan fisika.
Bidang LIBS saat ini berkembang sangat pesat di Amerika dan Eropa. Di Asia, bidang ini mulai menarik perhatian para ilmuwan dari Jepang, Korea, China, dan Hong Kong. LIBS kini menjadi teknologi alternatif masa depan untuk analisis material semua fase baik padat, cair, maupun gas.

Menurut Khumaeni, LIBS mulai diaplikasikan sebagai metode analisis atom dan molekul dalam material di semua bidang termasuk pembangkit tenaga nuklir dan industri nuklir, polusi lingkungan, industri makanan, industri obat-obatan (farmasi dan kedokteran), pertanian dan perkebunan, arkeologi, thin film, forensik, safety and security, luar angkasa, dan lain-lain. (kd)
• VIVAnews

TERORIS SERANG BALIK

Fokus
Teroris Serang Balik Polisi, 3 Tewas
"Kini akan terjadi perang gerilya, mereka tak lagi dikejar-kejar. Mereka akan mengejar."
Kamis, 23 September 2010, 00:02 WIB
Yuniawan Wahyu Nugroho
Tim Forensik mengumpulkan barang bukti penyerangan Polsek Hamparan Perak (AP Photo/Roone Patikawa)
VIVAnews – Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan, serangan brutal terhadap Markas Polisi Sektor Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, bukanlah balas dendam kelompok perampok Medan yang dibekuk polisi tiga hari sebelumnya.
Bambang meyakini penyerangan tersebut memang sudah direncanakan dan memiliki tujuan tertentu. “Tidak aksi balas dendam. Yang pasti mereka memang sudah punya konsep assasination. Akan menggunakan kekerasan terhadap aparat. Khususnya pejabat tertentu dan juga anggota-anggota Polri. Juga pos-pos TNI tertentu yang terpencil,” kata Bambang, di Kantor Kepresidenan, Rabu, 22 September 2010.

Kapolri memastikan pelakunya adalah kelompok teroris yang pernah berlatih di Aceh. Kegiatan mereka tidak terlepas dari rangkaian kegiatan pelatihan di berbagai kota seperti di Bandung dan Medan. Mereka juga menyiapkan anggaran pembelian senjata, dan aktivitas-aktivitas tertentu.

Penyerangan oleh sekitar 15 orang pukul 01.00 dini hari tersebut mengakibatkan tewasnya tiga personel di Polsek Hamparan Perak. Ketiga polisi yang tewas akibat serangan itu adalah Bripka Riswandi, Aipda Deto Sutejo dan Aiptu Bait Sinulingga.
Menurut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Inspektur Jenderal Oegroseno, penyerangan dilakukan tiba-tiba. "Enam sepeda motor, masing-masing ada yang berboncengan dua orang, ada yang tiga orang langsung masuk halaman Polsek dan melakukan penembakan," ujarnya saat dihubungi, Rabu 22 September 2010.

Saat ini, tambah dia, 200 personel Brimob masih memburu para pelaku. Penyerangan tersebut, kata Oegroseno, belum ada indikasi dengan terkait perampokan CIMB Niaga. Apalagi, tak ada CCTV yang merekam kejadian tersebut.
Meski begitu, ada saksi mata yang sempat menyaksikan insiden tersebut. Lindung Ginting, seorang warga yang tinggal tepat di sebelah kiri Polsek, menuturkan, sekitar pukul 00.43 muncul iring-iringan motor masuk ke halaman Polsek. "Awalnya ada lima sepeda motor dari arah Tandem [lokasi penggerebekan Densus di Deli Serdang]. Aku pikir itu patroli habis tangkap teroris," kata Lindung, Rabu 22 September 2010.

Tiba-tiba, ia mendengar suara rentetan tembakan. "Aku tiarap dekat drum. Yang aku lihat saat mereka keluar Polsek. Mereka menembakkan satu tembakan terakhir di udara."
Lindung mengaku melihat gerombolan penyerang menggunakan jaket dan helm. Mereka tak memakai penutup muka.  "Mereka santai, keluarnya santai, mereka di dalam sekitar 5 menit. Waktu masuk mereka juga nampak santai."
Setelah melihat motor penyerang berlalu, Lindung mengaku tak langsung ke Polsek. Dia memilih bertahan di rumah. "Aku dengar suara.. Lingga mati..Lingga mati."
Belakangan diketahui Lingga atau Bait Sinulangga, polisi yang paling tinggi pangkatnya saat itu, mendapat empat tembakan yang tersebar di dada, lengan dan pinggang. Sedangkan Deto kena tembak di dada. Riswandi yang paling parah, mendapat sembilan luka tembak di dada dan satu di kepala. "Semuanya mematikan," kata Iskandar.
***
Meski menyatakan belum ada indikasi insiden tersebut terkait dengan perampokan di bank CIMB Niaga, Oegroseno mengakui cara penyerangan di markas Polsek itu mirip. "Mereka cukup gesit. Waktu penyerangan tidak sampai 10 menit."
Para penyerang, kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri, Irjen Iskandar Hasan, menggunakan senjata jenis SS-1, M16 dan AK 47. Dia menduga mereka sudah menjalani latihan sebelum melakukannya. Iskandar yakin serangan tersebut terkait dengan penangkapan perampok bank CIMB Niaga, tiga hari sebelumnya. Jaringan teroris itu ingin menunjukkan bahwa mereka masih ada. "Karena kami tangkap mereka, mereka tunjukkan eksistensinya."

Keyakinan polisi tidak hanya datang dari pola serangan. Selongsong peluru yang ditemukan di markas Polsek Hamparan Perak identik dengan yang digunakan perampok Bank CIMB Niaga. "Ada tiga jenis senjata.  Ini kaitannya dengan CIMB," kata Iskandar.
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto meminta semua pihak tidak menganggap remeh penyerangan tersebut. "Yang jelas saya memerintahkan kepada Kapolri dan jajaran terkait TNI seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi tindakan-tindakan teroris seperti ini."

Dia juga meminta semua polsek dan polres meningkatkan kewaspadaan. Berkaitan dengan imbauan Djoko,  Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Sutarman langsung menginstruksikan Polsek-polsek di wilayah Jawa Barat untuk bersiaga.  Tidak hanya itu, bahkan Sutarman pun memerintahkan petugas di Polsek untuk mempersenjatai diri.
“Untuk antisipasi, saya telah intruksikan hal itu hingga ke pospol-pospol,” ujar Sutarman setelah acara Analisa dan Evaluasi Operasi Ketupat Lodaya 2010 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (22/9).
Peningkatan kesiagaan, tampaknya memang mau tidak mau harus dilakukan polisi. Sebab, seperti dikatakan pakar terorisme, Al Chaidar, penyerangan terhadap markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak, adalah bukti bahwa polisi menjadi target terorisme. “Sejak 2009 diputuskan bahwa kepolisian jadi target selain Amerika Serikat."

Hal itu, ujar dia, merupakan fatwa ulama lokal yang jadi rujukan kelompok teroris. Mereka sebenarnya sudah lama mengajukan polisi sebagai target,  namun saat itu belum disetujui oleh ulama-ulama rujukan mereka.  "Kini akan terjadi perang gerilya, mereka tak lagi dikejar-kejar. Mereka akan mengejar."
Meski sebagian gembong teroris telah dilumpuhkan bahwa tewas dalam penyerbuan polisi, Al Chaidar yakin jaringan terorisme di Indonesia belum mati. Tewasnya pimpinan tidak melumpuhkan organisasi. Selalu ada pemimpin baru. "Itu salah satu mekanisme rigid kuat kepengurusan mereka."
Siapa yang mengendalikan aksi teror pasca tewasnya beberaoa gembong, seperti Noordin M Top dan Dulmatin? "Untuk wilayah Sumatera Abu Tholut, untuk seluruh Indonesia masih Zulkarnaen," kata Al Chaidar.
Sebelumnya, polisi juga mengaitkan para perampok PT Bank CIMB Niaga di Medan dengan pelatihan di Aceh dan Jawa Barat di bawah kendali Abu Tholut atau Mustofa.

Mustofa, kata Kapolri, adalah Mantiki atau pimpinan wilayah jaringan teroris untuk Aceh dan Sumatera Utara. Pria tersebut, yang juga memiliki nama alias Imron, merupakan mantan narapidana teroris yang terlibat peledakan bom di Atrium Senen, Jakarta pada 2001.
Sementara Zulkarnaen, alias Ari Sumarsono, menurut catatan VIVAnews, dikenal sebagai jenderalnya para Laskar Istimata. Kepala Operasi Militer Jemaah Islamiyah ini masih berada dalam persembunyian. Kemampuannya mumpuni,  dari merakit bom, ahli fisika untuk meramalkan efek ledakan, dan ahli kimia untuk menciptakan bahan-bahan bom, termasuk kemampuan merekrut pengikut.

• VIVAnews